Info Aktual : Cara Validasi Pengisian Data Aplikasi Dapodikdasmen untuk Proses Tunjangan Guru

Untitled vvv

Assalamu’alaikum wr.wb

Rekan-rekan guru dan operator seluruh Indonesia. Pada kesempatan ini dapurguru.com akan memberikan panduan bagaimana mengisi aplikasi validasi dapodikdasmen untuk proses tunjangan guru, semoga dapat membantu.

Untuk melakukan validasi data dalam aplikasi dapodikdasmen yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut :

Validasi Pengisian Data

  • Nama : sesuai dengan ijazah, tanpa gelar.  Gelar pada kolom tersendiri.
  • Tgl Lahir : sesuai dengan akta kelahiran/Ijazah
  • Nama ibu : tanpa gelar (alm/hj./dll)
  • Status Kepegawaian harus diisi lengkap.
  • Status CPNS/PNS/GTY/GTT
  • Sumber gaji : Yayasan/APBD/Sekolah
  • Lembaga Pengangkat
  • No SK harus diisi dengan benar
  • NIP Baru (jika sudah ada)

Sekolah Induk

  • Centang Sekolah Induk Harus diisi jika sekolah tsb adalah sekolah induk/pangkal PTK yang bersangkutan
  • Sekolah Induk hanya diperbolehan satu (1) untuk setiap PTK walau mengajar di beberapa sekolah
  • Jika Sekolah Induk tidak dicentang atau lebih dari 1 sekolah induk yang dicentang maka data PTK yang bersangkutan dianggap TIDAK VALID
  • Jam mengajar minimal 6 jam pada Sekolah Induk, termasuk Kepala Sekolah.

Bagaiman Cara Melipat Gandakan Omset Penjualan Lebih Banyak Dan Lebih Cepat Hanya Dengan Menggunakan “WhatsApp! APA YANG ANDA DAPAT..? 150 Ribu kontak rahasia trik invite 25.000 kontak dlm 2 menit, FREE UPDATE 15.000 database kontak setiap minggu, whatsapp clone dll… BONUS seperti…TUTORIAL LINE SOFTWARE SMS MASALL SOFTWARE KAYWORD SUGESTION ( Whatsapp Marketing) Klik…

Tugas Tambahan

Tugas Tambahan yang diakui :
SD    : 1 Kepala Sekolah
SMP : 1 Kepala Sekolah
1-3 Wakil Kepala Sekolah
1 sd 9 Rombel       : 1 Wakasek
10 sd 18 Rombel    : 2 Wakasek
18 Rombel             : 3 Wakasek
1 Kepala Laboratorium
1 Kepala Perpustakaan
SMA : 1 Kepala Sekolah
1-4 Wakil Kepala Sekolah

Validasi Tugas Tambahan

  • Tanggal Mulai Tugas (TMT) harus diisi dan Valid
  • Tanggal Selesai Tugas (TST) harus diisi jika sudah tidak menjabat
  • No SK Harus diisi dengan benar
  • Tugas Tambahan yang diakui adalah Tugas Tambahan pada Sekolah Induk/pangkal.
  • Jumlah Guru dengan Tugas Tambahan yang sama dalam satu sekolah tidak boleh melebihi ketentuan.
  • Jika Tugas Tambahan tidak valid maka Jumlah Jam Tugas Tambahan tidak diakui (= 0 jam)

Baca juga : Petunjuk Teknik Setifikasi Guru 2016

Struktur Kurikulum KTSP

  • Karena Kepala Sekolah harus mengajar 6 jam, maka Kepala Sekolah bisa memanfaatkan 6 jam tambahan tanpa mengurangi jumlah jam mengajar/JJM Guru Kelas
  • Jika Kepala Sekolah sudah sertifikasi Guru Kelas maka Kepala Sekolah dapat mengajar salah satu pelajaran Guru Kelas. Misalnya PKn (2 jam x 3 rombel).
  • Jika Muatan Lokal diajar oleh Guru tersendiri, maka muatan lokal juga memanfaatkan 4 jam tambahan agar tidak mengurangi jumlah jam mengajar/JJM Guru Kelas.

Contoh Rombel Normal KTSP

Jika Kepala sekolah Sertifikasi Guru Kelas
Guru Kelas 24  atau 25 Jam
Guru Mulok 2 Jam
Guru PJOK 4 Jam
Guru Agama 3 Jam
Kepala Sekolah mengajar PKn 2 jam

Jika Kepala sekolah Sertifikasi PJOK
Guru Kelas 24 – 27 Jam
Guru Mulok 2 Jam
Guru Agama 3 Jam
Kepala Sekolah mengajar PJOK 4 jam.

Pengisian JJM Kurikulum KTSP

  • Jam Wajib adalah Jam yang sesuai dengan Struktur Kurikulum (38 Jam)
  • Guru Kelas (34 Jam) – termasuk Mulok 2 jam, Agama (2 Jam)
  • Jam Wajib Tambahan (4 jam) adalah jam pelajaran tambahan untuk mapel yang ada dalam struktur kurikulum
    Contoh :
    Muatan Lokal 2 Jam
    PKn (Guru Kelas) 2 Jam
  • Jam Tambahan adalah jumlah jam mengajar/JJM tidak wajib untuk mata pelajaran apa saja baik dalam struktur kurikulum atau tidak diluar 38 jam.

Validasi jumlah jam mengajar/jjm KTSP

Mata pelajaran Wajib yang JJM Totalnya melebihi standart kurikulum maka akan menjadi Tidak Normal
Contoh : Team Teaching : Guru Kelas menjadi tidak normal, 2 guru PKn & Muatan lokal masing masing 3 Jam  (Total 6 jam) : PKN & Mulok menjadi tidak normal karena JJM Kurikulum PKN & Mulok : 4 Jam

Ketidaknormalan suatu mapel tidak mempengaruhi mapel lain. Mata pelajaran Wajib Tambahan jika melebihi 4 jam maka keseluruhan JJM Tambahan menjadi tidak normal.
Contoh Jam Wajib Tambahan :
Guru Kelas menambahkan 2 Jam
Muatan Lokal Bahasa Daerah menambahkan 2 Jam
Muatan Lokal Potensi Daerah menambahkan 2 Jam

Ingin meningkatkan Penjualan dengan Facebook tapi Promosi gak tertarget …, Software Untuk Menambah Teman Facebook Tertarget Secara Otomatis … SEGERA …!!! MILIKI SELAGI MASIH TERSEDIA(FB autoaddfrends +UID grbber) Klik…

Total JJM Wajib Tambahan adalah 6 jam sehingga ketiga mapel tambahan menjadi tidak normal

Jam Wajib 32 Jam tidak terpengaruh oleh ketidaknormalan JJM Tambahan

Untuk Mata pelajaran Agama dapat diisikan semua Agama yang diajarkan pada kelas yang bersangkutan, tidak akan mempengaruhi kenormalan JJM rombel.

Yang dimaksud Jam melebihi Kurikulum adalah JJM yang di input pada Dapodik sudah di batasi, tetapi dilapangan memang jam melebihi batas ketentuan.

gamb1

Batasan setiap Kurikulum berbeda, KTSP Makasimal 38 Jam dan K13 40 Jam. Problem terjadi saat apa yang ada dilapangan melebihi batas ketentuan jumlah jam.

  • Solusinya dengan menambahkan Mapel Tambahan Wajib, ingat ! Mata pelajaran Wajib Tambahan jika melebihi 4 jam maka keseluruhan JJM Tambahan menjadi tidak normal.

Pengisian JJM Kurikulum KTSP

  • Jam Wajib adalah Jam yang sesuai dengan Struktur Kurikulum KTSP SMA (38 Jam)
  • Jam Wajib Tambahan (4 jam) adalah jam pelajaran tambahan untuk mapel yang ada dalam struktur kurikulum
  • Jam Tambahan adalah JJM Tidak Wajib untuk mapel apa saja baik dalam struktur kurikulum atau tidak diluar 38 jam
  • Keterampilan dan TIK adalah satu matapelajaran sehingga jika keduanya diselenggarakan maka salah satu masuk ke dalam Jam Wajib Tambahan.

Validasi JJM Kurikulum KTSP

  • Mata pelajaran Wajib yang JJM Totalnya melebih standart kurikulum (38 Jam) maka akan menjadi Tidak Normal
  • Mata pelajaran Wajib Tambahan jika melebihi 4 jam maka keseluruhan JJM Wajib Tambahan menjadi tidak normal
  • Untuk Mata pelajaran Agama dapat diisikan semua Agama yang diajarkan pada kelas ybs, tidak akan mempengaruhi kenormalan jjm rombel. Tidak ada Validasi untuk JJM Tambahan.

RASIO JUMLAH SISWA

  • Jika  dalam satu rombel kurang dari 20 tetapi itu bukan hasil pecah rombel maka JJM nya masih diakui, Contoh kelas 10 siswanya ada 29 dipecah menjadi dua rombel :
    10A dengan jumlah siswa 20
    10B dengan jumlah siswa 9
    Maka yg tidak akan diakui JJM yang di kelas 10B, akan tetapi kalau jumlah kelas 10 itu siswanya hanya 9 dan bukan hasil dari pembagian rombel maka kelas tersebut dapat diakui jam-nya

PENJELASAN TAMBAHAN

  • Tgl 29 Pebruari adalah batas waktu operator tunjangan kab/kota untuk mengajukan aneka tunjangan sedangkan untuk pencairan sertifikasi masih ada waktu sampai bulan Juni. Jika ops tunjangan mengajukan sebelum tgl 29 Februari, maka data non sertifikasi harus sudah sync semua.
  • Data dari dapodik akan diambil oleh GTK disortir sesuai kriteria.dan di injeck ke ops tunjangan kab kota untuk diajukan sesuai validasi dan kuota. Kemudian diajukan ke pusat dan akan di sortir lagi. Oleh karena itu belum tentu yg diajukan oleh kabupaten/kota akan di SK kan semua oleh pusat.
  • Aneka tunjangan adalah :

1.Tunjangan Akademi
Tunjangan akademi untuk yang sedang kuliah S1 baik PNS maupun Non PNS
2.Tunjangan khusus
Tunjangan khusus hanya diberikan ke daerah khusus yg tertinggal dan terluar
3.Tunjangan Fungsional yg namanya sekarang diganti

PENJELASAN KRITERIA PENCAIRAN

Yang Berpengaruh buat pencairan itu hanya :
1. Nuptk
2. Tempat tgl lahir
3. Status kepegawaian
4. Status sertifikasi
5. Nama ibu
6. Tugas tambahan
7. Riwayat pendidikan
8. Riwayat gaji berkala
9. Riwayat kepangkatan
10. Mengajar 24 jam
11. Linieritas sertifikasi dengan pengajaran

Mata Pelajaran TIK

(1) Pastikan Jenis PTK = Guru Mata Pelajaran
(2) Petakan jam mengajar 2 jam per minggu pada kelompok Mapel Wajib atau kelompok Tambahan Jam Wajib (maks 4) pada seluruh rombel yang diampu.
(3) Total JJM (Mapel Wajib + Tambahan Jam) tidak boleh lebih dari 38
(4) Jika di sekolah terdapat guru TIK dan guru Keterampilan, maka mappingnya harus di pisah. Guru TIK di Mapel Wajib, sedangkan Guru Keterampilan di kelompok Tambahan Jam Wajib (maks 4), atau sebaliknya.
(5) Validasi pemenuhan beban kerja adalah apabila jumlah jam yg diampu >=24.

INFO GTK
Yang dimaksud Linier adalah Jam bagi Guru yang sertifikasi saja, artinya Mapel yang ada pada sertifikat sama dengan mapel yang di input dalam Dapodik

Jam mengajar Kode input Dapodiknya Salah, seharusnya 200010200 untuk Pendidikan kewarganegaraan tetapi terisi  Pendidikan Kewarganegaraan dan Pancasila.

Masih ada Bug error pada kalkulasi Mapel, sehingga ada kode mapel yang sudah benar pada dapodik namunn terdeteksi salah pada info GTK

Urusan rekening tidak ada pada Aplikasi Dapodik, hal ini bukan lagi wewenang atau tanggung jawab Operator dalam pengisian Data rekening. Otomatis di input Pusat

Yang dimaksud JJM tidak memenuhi syarat Sertifikasi, adalah jika tidak mencapai 24 jam. Dan minimal mengajar di Induk adalah 6 Jam

Demikian sekilas informasi yang dapat dapurguru.com sampaikan, semoga berguna bagi para guru dan operator, salam.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: