Pentingkah Program Sertifikasi Guru ?

Untitled vvv

Rekan-rekan guru yang berbahagia terutama yang sudah mengikuti program sertifikasi. Pernahkah anda bertanya dalam hati saat-saat awal atau bahkan sampai sekarang anda sudah tersertifikasi, mengapa anda mengajukan untuk di sertifikasi? Kira-kira anda sudah punya jawabannya, kan! Ya, saya yakin dan pasti anda sudah memahami, paling tidak, mengapa pemerintah mengadakan program sertifikasi ini.

Menurut Departemen Pendidikan Nasional bahwa tujuan sertifikasi guru adalah (1) menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran, (2) meningkatkan profesionalisme guru, (3) meningkatkan proses dan hasil pendidikan, (4) mempercepat terwujudnya tujuan pendidikan nasional.

Sedangkan, Wibowo mengungkapkan bahwa tujuan sertifikasi guru adalah sebagai berikut:

  • Melindungi profesi pendidik dan tenaga kependidikan,
  • Melindungi masyarakat dari praktik-praktik yang tidak kompeten, sehingga merusak citra pendidik dan tenaga kependidikan,
  • Membantu dan melindungi lembaga penyelenggara pendidikan, dengan menyediakan rambu-rambu dan instrumen untuk melakukan seleksi terhadap pelamar yang kompeten,
  • Membangun citra masyarakat terhadap profesi pendidik dan tenaga kependidikan,
  • Memberikan solusi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan tenaga kependidikan.

Dalam buku petunjuk program sertifikasi guru dijelaskan bertujuan untuk:

  • Menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional
  • Meningkatkan proses dan mutu hasil pendidikan
  • Meningkatkan martabat guru
  • Meningkatkan profesionalitas guru

Dengan demikian dapat dipahami bahwa tujuan sertifikasi adalah untuk meningkatkan kualitas kompetensi guru yang pada akhirnya diharapkan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan. Selain itu diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan guru secara Finansial.

Lantas dengan tujuan tersebut, manfaat apa kira-kira diharapkan dari program ini.

Manfaat sertifikasi guru diharapkan dapat:.

  1. Melindungi profesi guru dari praktik-praktik yang tidak kompeten, yang dapat merusak citra profesi guru.
  2. Melindungi masyarakat dari praktik-praktik pendidikan yang tidak berkualitas dan tidak profesional.
  3. Meningkatkan kesejahteraan guru.

Kemudian timbul pertanyaan besar terutama dari kalangan kuar pendidikan, benarkah dengan rpogram sertifikasi sudah sesuai dengan harapan?

Ada yang mengatakan bahwa tentu dan pasti ada dampak perubahan yang signifikan terhadap dunia pendidikan, tapi juga ada yang berpendapat belum banyak perubahan, terbukti dengan masih rendahnya mutu pendidikan kita, dibanding negara-negara tetangga.

Namun yang pasti bisa kita lihat dengan obyektif bahwa dengan adanya program sertifikasi telah membuat guru semakin profesional. Mampu memainkan fungsinya sebagai pendidik profesional. Artinya, para guru dapat beradaptasi dengan semua perubahan dan dampak dari perubahan itu sendiri. Muaranya adalah kesanggupan guru dalam mengatasi masalah pembelajaran dan unsur-unsur dalam pembelajaran tersebut.

Selain itu dan tak kalah penting adalah kesejahteraan guru. Dengan kesejahteraan yang baik, para guru akan konsentrasi menjalankan tugasnya di lembaga sekolah. Tidak terlalu memikirkan kondisi ekonomi keluarga. Segala kebutuhan minimal guru sudah terpenuhi dengan penghasilan sebagai pendidik profesional.

Guru profesional menjadi dambaan siswa maupun orang tua siswa. Sungguh menyenangkan belajar dengan guru-guru profesional. Guru bisa memahami karakter siswa, permasalahan sekaligus jalan keluar dari persoalan siswa tersebut.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: